Cara Kerja Google

Kita sama-sama tahu bahwa google adalah rajanya mesin pencari. Google bisa memberikan hampir segala macam informasi yang kita inginkan dengan tepat. Google bisa menjadi “mbah dukun” buat kita, google bisa jadi “profesor”, google juga bisa jadi “ustadz” buat kita. Yang perlu kita lakukan hanyalah sedikit bertanya pada google tentang suatu informasi yang ingin kita dapatkan. Kita cukup melakukannya dengan cara mengisi kotak ajaib google dengan beberapa “mantra” sakti dan…… dor!! Google bisa memberikan jawaban yang tepat pada kita dalam hitungan detik.

Dengan kesaktiannya itu? pernahkah Anda terpikir, bagaimana sebenarnya cara kerja Google. Dimanakah sang dukun Google itu berguru? Universitas apakah yang jadi tempat profesor Google itu menimba ilmu? Ngaji ama siapa sih ustadz Google itu?

Ini dia gambaran besar cara kerjanya…
Ada 3 proses utama yang memungkinkan Google memberikan hasil pencarian terbaik, yaitu:

1. Crawling, apakah Google tahu tentang website kita? Bagaimana Google bisa mencari tahu?
2. Indexing, Bisakah Google meng-index situs kita?
3. Serving, Apakah situs terkait memiliki konten yang baik dan bermanfaat serta cocok dengan apa yang dicari oleh user?

Crawling
Crawling adalah proses dimana para Googlebot menemukan halaman baru untuk dimasukkan kedalam index Google.

Orang-orang Google itu mengaku mereka menggunakan komputer super canggih untuk “merayapi” miliaran halaman-halaman yang ada di jagad web. Program yang “merayap” itu mereka sebut Googlebot (dikenal juga dengan istilah robot, bot atau spider). Googlebot ini menggunakan suatu algoritma tertentu. Program ini menentukan situs mana yang mau didatangi, seberapa sering, dan berapa banyak halaman yang harus dilihat untuk setiap website.

Proses crawling Google ini dimulai dengan sebuah daftar URL web, yang dihasilkan dari proses crawling yang sebelumnya. Daftar URL ini kemudian ditambahkan dengan data sitemap yang diberikan oleh webmaster. Setiap kali sang Googlebot ini datang ke sebuah website, maka dia akan mendata semua link yang ada dihalaman yang dikunjunginya itu untuk kemudian dia kunjungi lagi satu persatu. Website baru, perubahan pada sebuah website dan link yang gak ada sambungannya itu dicatat oleh Google dan dipakai untuk meng-update index Google.

Indexing
Googlebot memproses (apa memroses sih? ~halah…) setiap halaman yang dikunjunginya untuk membuat sebuah index besar-besaran yang berisi seluruh kata yang ada di halaman tersebut dan juga lokasi dari setiap kata dihalaman tersebut. Sebagai tambahan, Google memproses (apa memroses ya? ~halah, diulang lagi :p) informasi yang dijadikan atribut alias penanda dari suatu konten. Misalnya: Judul dan juga atribut ALT. Googlebot bisa memproses (apa memroses ya? ~plis, jangan lagi..!!!) banyak, tapi tidak semua, tipe konten. Sebaqai contoh, Google tidak bisa memproses halaman yang isinya flash semua.

Serving result
Saat pengunjung Google memasukkan sebuah kata kunci ke kotak ajaib Google, mesin Google langsung melihat ke index mereka untuk mencari halaman yang sesuai. Halaman-halaman yang dianggap paling cocok oleh mbah Google ini kemudian ditampilkan ke user. Relevansi dari konten yang disodorkan itu ditentukan oleh lebih dari 200 faktor, salah satu yang peling terkenal adalah PageRank dari halaman tersebut. Jadi Pagerank bukanlah faktor utama loh… banyak orang yang salah kira dengan menganggap PageRank adalah satu-satunya faktor sejauh mana web kita dikenal oleh Google. Lalu apakah gerangan yang dimaksud dengan Pagerank itu? PageRank adalah sebuah algoritma yang dibuat oleh salah satu pendiri Google, Larry Page. Makanya namanya PageRank. PageRank adalah ukuran penting atau tidaknya suatu halaman website yang ditentukan berdasarkan seberapa banyak link yang diarahkan ke halaman tersebut dari halaman web lainnya. Bahasa gampangnya, setiap link yang ngarah ke situs kita itu akan menambah pagerank dari website kita. Dan tidak semua link dianggap sama oleh Google. Google juga mencoba mengidentifikasi spam link atau upaya-upaya lain yang bisa membuat Google mengeluarkan hasil pencarian yang jelek. Tipe link yang paling bagus adalah link yang dibuat karena memang konten yang berkualitas dari link tersebut.

Dengan 3 proses yang dijelaskan secara singkat diatas akhirnya Google bisa memberikan hasil pencarian yang sangat memuaskan untuk kita semua netter-netter dunia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: